Rumus Perang Urat Syaraf
RUMUS CARI JARINGAN
-Memindah dari momen menuju monumen dan akhirnya sekarang jadi momentum
-perbanyak dzikir, dan jadikan "bismillahi tawakkaltu ala llah, laa haula walaa quwwata illa billahil aliyyil adzim" sebagai dzikir setiap hari dan teman sepanjang hari sebagai bentuk berserah diri kpd allah swt (Alm Bapak didalam mimpi, 2018)
- seorang pemimpin datang karena momentum dan sudah digariskan oleh Gusti Allah Swt (Mentor, 2018)
- tarik menarik dana dan modal awal atau donatur secara bertahap dan tarik2an, itu percaya gak percaya cara mengontrol kekuasaan dan kejiwaan loyalitas bawahan kita secara efektif, pintar2an tarik ulur benang ini saja, biar mereka gak kurang ajar dan sok2an (Saya, 2018)-Memindah dari momen menuju monumen dan akhirnya sekarang jadi momentum
-perbanyak dzikir, dan jadikan "bismillahi tawakkaltu ala llah, laa haula walaa quwwata illa billahil aliyyil adzim" sebagai dzikir setiap hari dan teman sepanjang hari sebagai bentuk berserah diri kpd allah swt (Alm Bapak didalam mimpi, 2018)
- seorang pemimpin datang karena momentum dan sudah digariskan oleh Gusti Allah Swt (Mentor, 2018)
- ikut acara dan manut dengan Romo Dendi saja di JogjaSemesta, membahas Pancasila dan Kebangsaan. Ini jelas jaringannya lebih banyak/kaya dibandingkan kengeyelan pak Sigit yang nyebai dan tidak mau berpikir win2 solution dan duduk bersama secara manajerial
- bikin anak perusahaan di bidang "technology digital"
- bikin departemen khusus, namanya departmen "Learning Management", ini isinya orang2 cerdas (kalau bingung kumpulkan mereka2 asisten peneliti dari dosen2 hebat untuk ikut mmbntu scanning keadaan saat ini) yg bisa scanning keadaan ttg apa saja tugas2 yg harus disiapkan saat kita melakukan projek dan melahirkan anak perusahaan baru
- bikin anak group usaha bernama Rosyidi Capital Ltd
- ibadah apa yang tidak ada kaitannya dengan rezeki, semua ibadah berkaitan dg rezeki, ex: CS atau pebisnis tabassyam/ tersenyum kepada orang lain, maka akan lebih banyak deal usahanya
- daya bersaing bukan daya proteksi yang dibangun
- kalau kita inovatif, selalu ada cara2 lain yang bisa kita masuki untuk menang
- cari anak-anak muda menonjol dan potensial dan jadikan garda depan keberanian, gagasan, inovasi dan manuver bisnis; harus diubah budaya "by nasab dengan by nasib", dg pondasi entrepreneurship
- kerjasama dan cara deal dg komitmen: kenal David, bank Bxx, sekarang kita sedang MoU dg siapa. Minta lembar MoU itu dibuatkan (kita sendiri yg mmbuat atau mereka dg tanda tangan bermaterai kalau perlu), dan gunakan fotocopy lembar ini ke david untuk deal kerjasama win2 solution melengkapi kerjasama saat ini. Artinya, pembesaran bisnis dg dasar kertas MoU masing2 dg poin2 keuntungan saling bantu lainnya (win2 solution), adalah cara yg hebat dan meyakinkan, kita bisa melesatkan bisnis kita saat ini ke jenjang level yg lbh tinggi (sumber: strategi gaya pak Sigit Koseta, 2018). Gunakan strategi ini untuk holding company mu
- harus opportunis dan mau mengejar siapa yg bilang, bagaimana cara dia bisa masuk, bgmn cara bisnisnya, dan bagaimana cara menangnya
- bikin tim didalam tim, B&D/business & development: tim ahli pemasaran, legal, operasi produksi, keuangan; setelah mereka didaulat tim ahli, pas di lapangan langsung dimbokke tg jawab target sesuai kepakaran mereka masing2
- ada 3 yg dikejar, apakah jaringan ini untuk support dana, mencari calon2 sdm terbaik, ataukah mencari celah bisnis baru
- kelompokkan mereka dlm sektor2 terfokus dan gabungkan dlm team dg target tinggi diatas rata2
- harus ada sinergi BUMN dengan swasta dan koperasi (nah, ini pintu peluang ini), kita harus duduk sama rendah berdiri sama tinggi, synergy for the nation and future growth (Mentor, 2018)
RUMUS CARI SDM TERBAIK
-Yang tergelap dari dunia ini adalah rumah kekasih tanpa kekasih, seperti cahaya tapi tanpa iman
-Jejak digital akan selalu jadi acuan dan parameyer kita kerja atau tidak. Makanya devisi khusus digital dan dokumentasi serta literasi/notulen, bisa2 tidak bisa harus ready! (Mentor, 2018)
-Suka nelat dan terlmabt itu hakekat menyiksa diri sendiri, secara pelan dan anarkis saat di detik2 terakhir. Tolong jadi orang tepat waktu, agar tidak merusak mimpi2 bagus yg sudah disusun (bahrul, 2018)
-Strategi seleksi alam sdm berbasis kompetensi & reward: bikin skedul ketat, siapapun yg byk ijin dn absen dr jadwal, maka dia tdk dibayar lbh dn tdk dikasih slot siaran berikutnya, yg disiplin maka dia yg akan bertahan (Miftah Bachria, 2018)
- PELAJARAN YANG SAYA AMBIL: dalam hidup di dunia, cukuplah percayai dirimu sendiri (apalagi bisnis). Orang lain tetaplah orang lain, perlakukan secara profesional dan tetap anggap mereka sebagai orang lain. Karena seseorang hanya perduli dengan kepentingannya sendiri. Makanya jangan pernah benar2 percaya. Garis2 sudah ditentukan. Tapi tiba2 semua orang overlap. Biarkan ini menjadi catatan kehidupan masing2 dan ajang pembuktian capaian keduniaan di masa yang akan datang. #Perjanjian sudah selesai. #Untuk urusan ini, memang pelajarannya "sikap dunia ya dunia, akhirat ya akhirat". Meniatkan usaha untuk akhirat boleh, tapi meletakkan niat akhirat di gerombolan "kapitalist aktif bermuka syariah", adalah sebuah kesalahan. Intinya: "DALAM HIDUP DI DUNIA, CUKUPLAH PERCAYAI DIRIMU SENDIRI (APALAGI BISNIS). ORANG LAIN TETAPLAH ORANG LAIN, PERLAKUKAN SECARA PROFESIONAL DAN TETAP ANGGAP MEREKA SEBAGAI ORANG LAIN." #jangan pernah mudah/mau percayai orang asing. #PECAH KONGSI. YA KITA LIHAT CAPAIAN MASING2 KEDEPAN#KOSET#TOLL APARTEMEN #SRISULTAN #NU DLL (Aku, CEO Founder, 2018)
- bergabung dengan INNOVATIVE ACCADEMY UGM, besutan pak Hargo Utomo, Direktur Bisnis Inkubasi Ugm. Manfaatnya bakal banyak ini, kita bisa diperjuangkan dengan ugm dengan segala progress dan perkembangan kita saat ini (sedikit atau banyaknya)
- bikin departemen khusus, namanya departmen "Learning Management", ini isinya orang2 cerdas (kalau bingung kumpulkan mereka2 asisten peneliti dari dosen2 hebat untuk ikut mmbntu scanning keadaan saat ini) yg bisa scanning keadaan ttg apa saja tugas2 yg harus disiapkan saat kita melakukan projek dan melahirkan anak perusahaan baru
- buncine adalah: analitikal, ideas & strategy, good execution, dan good development
- bikin ruang ruang santai bernama ruang ngemil, cangkrok,
business, dan inovasi-Yang tergelap dari dunia ini adalah rumah kekasih tanpa kekasih, seperti cahaya tapi tanpa iman
-Jejak digital akan selalu jadi acuan dan parameyer kita kerja atau tidak. Makanya devisi khusus digital dan dokumentasi serta literasi/notulen, bisa2 tidak bisa harus ready! (Mentor, 2018)
-Suka nelat dan terlmabt itu hakekat menyiksa diri sendiri, secara pelan dan anarkis saat di detik2 terakhir. Tolong jadi orang tepat waktu, agar tidak merusak mimpi2 bagus yg sudah disusun (bahrul, 2018)
-Strategi seleksi alam sdm berbasis kompetensi & reward: bikin skedul ketat, siapapun yg byk ijin dn absen dr jadwal, maka dia tdk dibayar lbh dn tdk dikasih slot siaran berikutnya, yg disiplin maka dia yg akan bertahan (Miftah Bachria, 2018)
- PELAJARAN YANG SAYA AMBIL: dalam hidup di dunia, cukuplah percayai dirimu sendiri (apalagi bisnis). Orang lain tetaplah orang lain, perlakukan secara profesional dan tetap anggap mereka sebagai orang lain. Karena seseorang hanya perduli dengan kepentingannya sendiri. Makanya jangan pernah benar2 percaya. Garis2 sudah ditentukan. Tapi tiba2 semua orang overlap. Biarkan ini menjadi catatan kehidupan masing2 dan ajang pembuktian capaian keduniaan di masa yang akan datang. #Perjanjian sudah selesai. #Untuk urusan ini, memang pelajarannya "sikap dunia ya dunia, akhirat ya akhirat". Meniatkan usaha untuk akhirat boleh, tapi meletakkan niat akhirat di gerombolan "kapitalist aktif bermuka syariah", adalah sebuah kesalahan. Intinya: "DALAM HIDUP DI DUNIA, CUKUPLAH PERCAYAI DIRIMU SENDIRI (APALAGI BISNIS). ORANG LAIN TETAPLAH ORANG LAIN, PERLAKUKAN SECARA PROFESIONAL DAN TETAP ANGGAP MEREKA SEBAGAI ORANG LAIN." #jangan pernah mudah/mau percayai orang asing. #PECAH KONGSI. YA KITA LIHAT CAPAIAN MASING2 KEDEPAN#KOSET#TOLL APARTEMEN #SRISULTAN #NU DLL (Aku, CEO Founder, 2018)
- bergabung dengan INNOVATIVE ACCADEMY UGM, besutan pak Hargo Utomo, Direktur Bisnis Inkubasi Ugm. Manfaatnya bakal banyak ini, kita bisa diperjuangkan dengan ugm dengan segala progress dan perkembangan kita saat ini (sedikit atau banyaknya)
- bikin departemen khusus, namanya departmen "Learning Management", ini isinya orang2 cerdas (kalau bingung kumpulkan mereka2 asisten peneliti dari dosen2 hebat untuk ikut mmbntu scanning keadaan saat ini) yg bisa scanning keadaan ttg apa saja tugas2 yg harus disiapkan saat kita melakukan projek dan melahirkan anak perusahaan baru
- buncine adalah: analitikal, ideas & strategy, good execution, dan good development
- daya bersaing bukan daya proteksi yang dibangun
- kalau barang tidak benar ya diperbaiki dulu, barang yang benar ya dilanjutkan
- cari anak-anak muda menonjol dan potensial dan jadikan garda depan keberanian, gagasan, inovasi dan manuver bisnis; harus diubah budaya "by nasab dengan by nasib", dg pondasi entrepreneurship
- cara mengikat (jangan pakai strategi obral saham): yaitu gajinya tinggikan, kasih punishment and game target berupa kalau total omset tidak tercapai perth xx miliar, maka dia harus cashback, tapi jika tercapai maka dia akan dapatkan 10% dari total pendapatan bersih khusus th itu. Jika tdk tercapai dia harus bayar cashback sesuai kekurangannnya
- cari orang terbaik, mintai referensi darinya untuk orang terbaik yang ia kenal untuk gabung/membantu, pastikan hanya dan dari referensi terbaik
- mulai sekarang bikin dan kumpulkan mereka di departemen baru, namanya Dept Business & Development; kalau perlu gaji mereka dan/atau berikan insentif agar loyal; tapi ingat, setiap yg kita beri harus meminta janji hasil apa yg bisa mereka kerjakan untuk kita
- tanyai apa kemampuan terbaikmu yg bisa menghasilkan uang
- jaminan dan garansi apa jika keinginanmu dikabulkan, kamu bisa mencapai angka jumlah sekian (sebut sekian triliun/milyar)
- ide2 apa saja yg kamu tawarkan
- orang2 siapa yg kamu tawarkan
- modal awal paling sedikitnya butuh berapa
RUMUS RAPAT
-Suka nelat dan terlmabt itu hakekat menyiksa diri sendiri, secara pelan dan anarkis saat di detik2 terakhir. Tolong jadi orang tepat waktu, agar tidak merusak mimpi2 bagus yg sudah disusun (bahrul, 2018)
- PELAJARAN YANG SAYA AMBIL: dalam hidup di dunia, cukuplah percayai dirimu sendiri (apalagi bisnis). Orang lain tetaplah orang lain, perlakukan secara profesional dan tetap anggap mereka sebagai orang lain. Karena seseorang hanya perduli dengan kepentingannya sendiri. Makanya jangan pernah benar2 percaya. Garis2 sudah ditentukan. Tapi tiba2 semua orang overlap. Biarkan ini menjadi catatan kehidupan masing2 dan ajang pembuktian capaian keduniaan di masa yang akan datang. #Perjanjian sudah selesai. #Untuk urusan ini, memang pelajarannya "sikap dunia ya dunia, akhirat ya akhirat". Meniatkan usaha untuk akhirat boleh, tapi meletakkan niat akhirat di gerombolan "kapitalist aktif bermuka syariah", adalah sebuah kesalahan. Intinya: "DALAM HIDUP DI DUNIA, CUKUPLAH PERCAYAI DIRIMU SENDIRI (APALAGI BISNIS). ORANG LAIN TETAPLAH ORANG LAIN, PERLAKUKAN SECARA PROFESIONAL DAN TETAP ANGGAP MEREKA SEBAGAI ORANG LAIN." #jangan pernah mudah/mau percayai orang asing. #PECAH KONGSI. YA KITA LIHAT CAPAIAN MASING2 KEDEPAN#KOSET#TOLL APARTEMEN #SRISULTAN #NU DLL (Aku, CEO Founder, 2018)
- jadwal rapat perusahaan: (a) senin, jam 4 sore; (b) sabtu, jam 7 malam di kantor Seturan.
- kasih umpan (apa sja semua hal yang mereka butuhkan (costing) untuk bikin gebrakan pasar) dulu, minta pertanggung jawaban (berupa hasilnya bagaimana, hasil harus berkorelasi positif dg yang sudah dikeluarkan, kalau perlu bisa ratusan kali lipat dari umpan uang yang sudah diberikan); setelah itu, tetapkan terjemahkan target pasar mereka dalam proyeksi keuangan/artinya ada plan ada realisasi, ada % capaian realisasi terhadap plan; setelah itu skenariokan keuangan mereka dalam “pengembangan team work, sehingga Damad beranak menjadi dul2 yang lain dan semakin banyak”, karena jika melepaskan begitu saja mereka bikin Dul2 yang lain “tanpa disupport sistem ‘hantu’” dibelakang mereka; konsep ini gak bakalan bisa terwujud; mending kayak gitu saja; biarkan mereka berkembang improve dll tanpa mereka sadari sebenarnya mereka berkembang berdasarkan perencanaan dan pengendalian jarak jauh dari aku; karena sistem ini berjalan; mereka pun nanti akan hormat2 sendiri ke kita karena jelas mereka bisa berkembang sejauh ini dg bantuan pengendalian menajemen kita dari jarak jauh; ttg kompensasi gaji dll bgmn karena merasa sudah membantu?! Aku gak usah minta gaji dari perkembangan mereka, cukup aku mengerti kinerja mereka bagus sudah senang (Saya, 2018)
- tarik menarik dana dan modal awal atau donatur secara bertahap dan tarik2an, itu percaya gak percaya cara mengontrol kekuasaan dan kejiwaan loyalitas bawahan kita secara efektif, pintar2an tarik ulur benang ini saja, biar mereka gak kurang ajar dan sok2an (Saya, 2018)
- bergabung dengan INNOVATIVE ACCADEMY UGM, besutan pak Hargo Utomo, Direktur Bisnis Inkubasi Ugm. Manfaatnya bakal banyak ini, kita bisa diperjuangkan dengan ugm dengan segala progress dan perkembangan kita saat ini (sedikit atau banyaknya)
- buncine adalah: analitikal, ideas & strategy, good execution, dan good development
- yang bikin kaya itu bukan saving/ nabung, tapi putarkan uang tsb, spending your money for your next investment and business (Mentor, 2018)
- ibadah apa yang tidak ada kaitannya dengan rezeki, semua ibadah berkaitan dg rezeki, ex: CS atau pebisnis tabassyam/ tersenyum kepada orang lain, maka akan lebih banyak deal usahanya
- kesalahan saya dalam bisnis, itu bukan bodoh di bisnis ini. kesalahan saya di bisnis adalah karena saya lupa Allah Swt, saya meninggalkan Allah Swt, makanya saya harus dekat dengan Allah Swt, agar yang diambil olehNya maka dikembalikan kembali ke saya
- daya bersaing bukan daya proteksi yang dibangun, jangan kalian2 di rapat membuat iklim daya proteksi dong
- kalau barang tidak benar ya diperbaiki dulu, barang yang benar ya dilanjutkan
- kalau kita inovatif, selalu ada cara2 lain yang bisa kita masuki untuk menang
- if you get my financial, you got an analysis, report, development & investment. It is very different if you press by thinking my repor just an accounting. It is 2 thing very different. Mine is report, analysis, development & investment. If accounting, just report/ perpetual
- harus opportunis dan mau mengejar siapa yg bilang, bagaimana cara dia bisa masuk, bgmn cara bisnisnya, dan bagaimana cara menangnya
- selesaikan konflik (amanat) rapat tidak lebih dari 9 jam kerja setelah konflik terjadi
- cara untuk membuat seseorang panas dingin adalah ngeker2/selalu sebut2 program kerja yang belum dilaksanakan dibandingkan target visi
- jangan sungkan menggebrak tawar dg kebrak proporsi saham. Ex: dia tawarkan 45% dia 35% si x dan 20% kamu. Langsung tawar bukan diangkamu. Tapi rubah semuanya 39% dia 33% dan 28% kamu.
- jangan tawar di angka rendah, minta tegas di angka diatas 80% angka sekarang. Ex: 80% saya, dan kamu 20%. Tawar diawal 85% saya dan kamu 15%. Jika dia belot, bilang tak tambahi 5% jadi 20%tapi dg konsekuensi kamu harus bla bla bla dan saya hanya 80% saja, royalti saham ini nanti akan tetap ditambahi dg hak gaji dan reward per/blnnya. Artinya gaji + reward + saham. Tolong saya jangan dikecewakan
- pilihan 1 pihak 1 majority 100% saham, pihak 2 dan 3 ganti dg gaji+bonus yg tinggi dg target kerja yg tinggi- agar program kerja mereka tepat sasaran, gak ngawur dan ngentengke, bikin term pembayaran modal awalnya bertahap (tidak langsung semua modal awal dikasihkan), ex: disepakati modal awal 350juta; jangan 350juta ini dikasihkan langsung sekaligus, tapi bertahap, dan setiap tahapnya nanti harus ada "kesepakatan komitmen" mampu menghasilkan penjualan/omset berapa. Gitu caranya agar bisa disiplin. Term-nya sbb:
- untuk mencapai omset yang sebesar itu, saya bebaskan untuk rekruitmen dan mengumpulkan sdm2 pakar terbaik dari bulan ke bulan agar bisa mengejar target yang diinginkan dan sampeyan/Anda tidak merasa keberatan
- selama judulnya rapat bisnis, harus negosiasi kaku, harus menang, kalaupun mau pakai diplomasi, diplomasi ini hanya caranya saja, tapi core nego tidak boleh diganggu gugat
RUMUS BIKIN ANAK PERUSAHAAN BARU DAN BANYAK
-inovasi harus perbaiki kualitas (Saya, 2018)
-usaha berbasis bagi hasil, tapi bukan saham bagaimana? Artinya, kalau umpama ini. Umpama bisnis sektor penjualan online dipegang oleh si KGM itu, nah kita fasilitasi dan lain2 agar gimana bisa maju. Bagi hasil 35% dia, sisanya aku 70%. Saat dia gak jabat lagi karena target tidak terpenuhi (20 milyar selama 2th), ya putus juga kepemilikan hak bagi hasil dia. Ini bukan saham, tapi bagi hasil. Cara pembayaran bagi hasil adalah 30% dari net revenue setelah dikurangi bagi hasil pemilik saham (pemegang modal). Nah ini bisa dipakek, namun selengkapnya, kapan2 tanya ke bang guntur, kalau urusan kayak gini, biasanya urusannya bagaimana, kalaupun fee bagaiamana, agar kinerja anak2 dibawah tidak loyo, tapi tetap naik (Bahrul, Pelajaran Sakit Hati dan Dendam atas Penghianatan Anak Usaha Baru yang kemren, 2018);
- rencana team work: Ahmad – ceo; Karyawan: Amin, Septian, Tim design minta tolong anak2 ISI dari jaringan pa knur iswantara, untuk menguasai pasar creative industry, Untuk kecerdasan SDM creative industry, ambil dari potensi2 kraton, Dan seluruh anak2 d3 potensial lainnya, Jadikan ini sebagai wadah ‘magang’ dalam tanda kutip mereka, Tawarkan ke mereka, (Saya, 2018)
- PELAJARAN YANG SAYA AMBIL: dalam hidup di dunia, cukuplah percayai dirimu sendiri (apalagi bisnis). Orang lain tetaplah orang lain, perlakukan secara profesional dan tetap anggap mereka sebagai orang lain. Karena seseorang hanya perduli dengan kepentingannya sendiri. Makanya jangan pernah benar2 percaya. Garis2 sudah ditentukan. Tapi tiba2 semua orang overlap. Biarkan ini menjadi catatan kehidupan masing2 dan ajang pembuktian capaian keduniaan di masa yang akan datang. #Perjanjian sudah selesai. #Untuk urusan ini, memang pelajarannya "sikap dunia ya dunia, akhirat ya akhirat". Meniatkan usaha untuk akhirat boleh, tapi meletakkan niat akhirat di gerombolan "kapitalist aktif bermuka syariah", adalah sebuah kesalahan. Intinya: "DALAM HIDUP DI DUNIA, CUKUPLAH PERCAYAI DIRIMU SENDIRI (APALAGI BISNIS). ORANG LAIN TETAPLAH ORANG LAIN, PERLAKUKAN SECARA PROFESIONAL DAN TETAP ANGGAP MEREKA SEBAGAI ORANG LAIN." #jangan pernah mudah/mau percayai orang asing. #PECAH KONGSI. YA KITA LIHAT CAPAIAN MASING2 KEDEPAN#KOSET#TOLL APARTEMEN #SRISULTAN #NU DLL (Aku, CEO Founder, 2018)
- jadwal rapat perusahaan: (a) senin, jam 4 sore; (b) sabtu, jam 7 malam di kantor Seturan.
- setelah melihat ungkapan Rob Liefeld, Cable (pencipta karakter Deadpool) terhadap Timo Thahjoto pada film The Night Come to Us, Koordinasi dengan para sutradara hebat tsb untuk bisa masuk didalam jajaran pemegang saham pada industry marvel atau Netfix atau sejenisnya yang memungkinkan kita bisa bermain di sektor baru prospektif Indonesia (Saya, Timo Thahtojo, 2018)
- minta tolong sama amin alfiyah atau kalau tidak ferdiyan,
jadi tukang bantu masukkan transasksi dan melaksanakan kedisiplinan sesuai yang
tak instruksikan. Pola transaksi keuangan yang dulu pernah disukseskan oleh Nandela Melandy. Nah, ini cari tahu buku yang tak bikin dulu sebagai pegangan tak taruh mana ya. Itu SOP kedisiplinan e. Nanti akan digaji 10% dari total hasil. Kalau pengen bisnis
ini besar, saya persilahkan membangun team work dan peluang lainnya, bagaimana
caranya pola keuangan ini bisa lebih besar dan bisa menghasilkan 1 perusahaan,
dan anak2 perusahaan2 lainnya; rencananya saya pengen buka perusahaan pemasaran
dan digital technology, kali saja di ferdiyan bisa diminta tolong mulai
mencari2 jaringan dan kenalan terbaik mana yang bisa diajak partnership, atau
minimal kita berfungsi sebagai investornya; untuk sistem pembayarannya mending
sistem gaji saja; tawarkan ke dia, yan, ini hanya trial dan error saja, jika 1
bulan ini hasilnya bisa sesuai yang saya inginkan, maka ini bisa berjalan dari
bulan ke bulan dan tahun ke tahun; rencananya setelah 3 bulan jika bisnis ini
berjalan baik, nanti kamu saya bayar 5% atau 10% dari hasil transaksi saya,
artinya jumlahnya tsb pasti lebih besar dibandingkan gaji bulananmu sekarang;
bagaimana? Berminat membantu saya mengetest sistem transaksi yang sedang ingin
saya test efektivitasnya ini?! untuk awal ini, saya kasih 200rb untuk uang capek
dan bensin. Jika cara ini berhasil dan teruji hingga 6 bulan pertama bahkan 1 tauhn pertama, maka sudah layak dibuat 1 perusahaan khusus yang bergerak di bidang Financial Consultant dan Financial Engineering, khusus untuk holding company ku sendiri saja; ngapain anak2 diajak, lawong modelnya saling timpuk dan cari aman masing-masing gitu; ferdian diarahkan gaji mahal/tinggi saja, jangan saham, nanti malah bingung kedepannya; realisasikan cara ini saat gaji scale up pertama turun; biar anak2 kaget, aku jatah sahamnya paling kecil tapi kok bisa lebih kaya lebih cepat (Saya, Oktober 2018)-inovasi harus perbaiki kualitas (Saya, 2018)
-usaha berbasis bagi hasil, tapi bukan saham bagaimana? Artinya, kalau umpama ini. Umpama bisnis sektor penjualan online dipegang oleh si KGM itu, nah kita fasilitasi dan lain2 agar gimana bisa maju. Bagi hasil 35% dia, sisanya aku 70%. Saat dia gak jabat lagi karena target tidak terpenuhi (20 milyar selama 2th), ya putus juga kepemilikan hak bagi hasil dia. Ini bukan saham, tapi bagi hasil. Cara pembayaran bagi hasil adalah 30% dari net revenue setelah dikurangi bagi hasil pemilik saham (pemegang modal). Nah ini bisa dipakek, namun selengkapnya, kapan2 tanya ke bang guntur, kalau urusan kayak gini, biasanya urusannya bagaimana, kalaupun fee bagaiamana, agar kinerja anak2 dibawah tidak loyo, tapi tetap naik (Bahrul, Pelajaran Sakit Hati dan Dendam atas Penghianatan Anak Usaha Baru yang kemren, 2018);
- rencana team work: Ahmad – ceo; Karyawan: Amin, Septian, Tim design minta tolong anak2 ISI dari jaringan pa knur iswantara, untuk menguasai pasar creative industry, Untuk kecerdasan SDM creative industry, ambil dari potensi2 kraton, Dan seluruh anak2 d3 potensial lainnya, Jadikan ini sebagai wadah ‘magang’ dalam tanda kutip mereka, Tawarkan ke mereka, (Saya, 2018)
- PELAJARAN YANG SAYA AMBIL: dalam hidup di dunia, cukuplah percayai dirimu sendiri (apalagi bisnis). Orang lain tetaplah orang lain, perlakukan secara profesional dan tetap anggap mereka sebagai orang lain. Karena seseorang hanya perduli dengan kepentingannya sendiri. Makanya jangan pernah benar2 percaya. Garis2 sudah ditentukan. Tapi tiba2 semua orang overlap. Biarkan ini menjadi catatan kehidupan masing2 dan ajang pembuktian capaian keduniaan di masa yang akan datang. #Perjanjian sudah selesai. #Untuk urusan ini, memang pelajarannya "sikap dunia ya dunia, akhirat ya akhirat". Meniatkan usaha untuk akhirat boleh, tapi meletakkan niat akhirat di gerombolan "kapitalist aktif bermuka syariah", adalah sebuah kesalahan. Intinya: "DALAM HIDUP DI DUNIA, CUKUPLAH PERCAYAI DIRIMU SENDIRI (APALAGI BISNIS). ORANG LAIN TETAPLAH ORANG LAIN, PERLAKUKAN SECARA PROFESIONAL DAN TETAP ANGGAP MEREKA SEBAGAI ORANG LAIN." #jangan pernah mudah/mau percayai orang asing. #PECAH KONGSI. YA KITA LIHAT CAPAIAN MASING2 KEDEPAN#KOSET#TOLL APARTEMEN #SRISULTAN #NU DLL (Aku, CEO Founder, 2018)
- jadwal rapat perusahaan: (a) senin, jam 4 sore; (b) sabtu, jam 7 malam di kantor Seturan.
- setelah melihat ungkapan Rob Liefeld, Cable (pencipta karakter Deadpool) terhadap Timo Thahjoto pada film The Night Come to Us, Koordinasi dengan para sutradara hebat tsb untuk bisa masuk didalam jajaran pemegang saham pada industry marvel atau Netfix atau sejenisnya yang memungkinkan kita bisa bermain di sektor baru prospektif Indonesia (Saya, Timo Thahtojo, 2018)
- pahami pola ini "Orang marah ngumpul di Twitter, anak muda ngumpul di Instagram, dan emak2 ngumpul di Facebook (Sekolah Bisnis, Ridwan Kamil, 2018)
- mantab mas, stay progress, berikan informasinya and always expand; saya belajar ke mas adi ttg buka cabang baru dan diinfokan ke publik/yang lain, artinya sayapun juga bisa melakukan ha yang sama, buka cabang/anak perusahaan baru yang saya kuasai 100% saya, dan infokan ke anak2 yang lain tanpa campur tangan mereka, dan mereka harus mafhum dengan hal tsb (Bahrul, 2018)
- ikut acara dan manut dengan Romo Dendi saja di JogjaSemesta, membahas Pancasila dan Kebangsaan. Ini jelas jaringannya lebih banyak/kaya dibandingkan kengeyelan pak Sigit yang nyebai dan tidak mau berpikir win2 solution dan duduk bersama secara manajerial
- bergabung dengan INNOVATIVE ACCADEMY UGM, besutan pak Hargo Utomo, Direktur Bisnis Inkubasi Ugm. Manfaatnya bakal banyak ini, kita bisa diperjuangkan dengan ugm dengan segala progress dan perkembangan kita saat ini (sedikit atau banyaknya)
- bikin anak perusahaan di bidang "technology digital"
- bikin departemen khusus, namanya departmen "Learning Management", ini isinya orang2 cerdas (kalau bingung kumpulkan mereka2 asisten peneliti dari dosen2 hebat untuk ikut mmbntu scanning keadaan saat ini) yg bisa scanning keadaan ttg apa saja tugas2 yg harus disiapkan saat kita melakukan projek dan melahirkan anak perusahaan baru
- buncine adalah: analitikal, ideas & strategy, good execution, dan good development
- bikin ruang ruang santai bernama ruang ngemil, cangkrok, business, dan inovasi
- bikin anak group usaha bernama Rosyidi Capital Ltd
- yang bikin kaya itu bukan saving/ nabung, tapi putarkan uang tsb, spending your money for your next investment and business (Mentor, 2018)
- ibadah apa yang tidak ada kaitannya dengan rezeki, semua ibadah berkaitan dg rezeki, ex: CS atau pebisnis tabassyam/ tersenyum kepada orang lain, maka akan lebih banyak deal usahanya
- kesalahan saya dalam bisnis, itu bukan bodoh di bisnis ini. kesalahan saya di bisnis adalah karena saya lupa Allah Swt, saya meninggalkan Allah Swt, makanya saya harus dekat dengan Allah Swt, agar yang diambil olehNya maka dikembalikan kembali ke saya
- sebetulnya kita mengambil garis ekonomi yang salah, harusnya, kalau ekonomi kita susah, jangan uber pajak dulu, nanti kalau ekonomi sudah baik gak apa2 uber itu pajak, menurut saya ini tidak terlalu sulit untuk menaikkan 5% menjadi 6,5% dalam waktu kurang dari 2th. Tetapi ingat, ini tidak boleh menggunakan pakem neo liberal, menggunakan obat bank dunia, caranya: harus dipompa ekonomi, tapi tidak dipompa dengan budget, karena budget terbatas. Dipompa dg BOT, BOO, dipompa dg revaluasi aset, dipompa dg sekuriti asset, sehingga ada engine yang lain diluar APBN, terutama didalam pulau jawa
- siapkah kita mendorong ekonomi kita diatas 5,4%? Mohon maaf, saya keluarkan data ya, jumlah pengusaha kita itu baru 1,6% dari total penduduk Indonesia. Artinya apa? Artinya kalau kita mau menggunakan konsep ekonomi at minimum 2,5% dan mengikuti standard bank dunia 4%, kita masih membutuhkan 1,8juta atau 5,7juta generasi baru untuk jadi pengusaha, pendapatan Negara 73% itu ditumpukkan pada pajak kurang lebih 1,609 triliun. Dan kita tahu, pengasilan pajak Negara terbesar adalah pajak badan. Maka konsekuensinya adalah untuk mendorong salah satu untuk solusi pembiayaan untuk menyelesaikan utang, adalah memperbanyak dunia usaha, kemudian dari situ baru kita bisa mendapatkan pajak, tetapi kalau saya melihat potret struktur APBN 2018 kelihatannya belum ada 1 terobosan dari pemerintah, baik dari politik anggaran maupun regulasi untuk mendorong pertumbuhan produktivitas para pengusaha2 awal (pengusaha generasi muda/start up). Kenapa demikian? Abang ingat, UU perbankan kita itu haris warisan reformasi th 98 yang dilakukan oleh MPR, meminjam uang di bank kita harus menggunakan neraca 3 th terakhir, rekening Koran 3 th terakhir, aset 120%. Bagaimana mungkin seorang mahasiswa barusan selesai kuliah mempunyai aset seperti ini?! di India, ijazah d3 dan s1 itu bisa digunakan sebagai agunan untuk meminjamkan uang di bank. Kalau di Indonesia, SK anggota DPR dan SK PNS yang diterima, sementara ijazah tidak diterima. Saya pikir ini harus ada inovasi memunculkan itu. Ini salah satu bagian dari strategi memunculkan pengusaha2 baru yang menjadi pemain bisnis yang bagus dan mendorong pertumbuhan ekonomi
- kalau kita inovatif, selalu ada cara2 lain yang bisa kita masuki untuk menang
- kalau barang tidak benar ya diperbaiki dulu, barang yang benar ya dilanjutkan
- harus ada sinergi BUMN dengan swasta dan koperasi (nah, ini pintu peluang ini), kita harus duduk sama rendah berdiri sama tinggi, synergy for the nation and future growth (Mentor, 2018)
- kedepan, kita harus membangun entreprenuer2 yang nasionalis
- kerjasama dan cara deal dg komitmen: kenal David, bank Bxx, sekarang kita sedang MoU dg siapa. Minta lembar MoU itu dibuatkan (kita sendiri yg mmbuat atau mereka dg tanda tangan bermaterai kalau perlu), dan gunakan fotocopy lembar ini ke david untuk deal kerjasama win2 solution melengkapi kerjasama saat ini. Artinya, pembesaran bisnis dg dasar kertas MoU masing2 dg poin2 keuntungan saling bantu lainnya (win2 solution), adalah cara yg hebat dan meyakinkan, kita bisa melesatkan bisnis kita saat ini ke jenjang level yg lbh tinggi (sumber: strategi gaya pak Sigit Koseta, 2018). Gunakan strategi ini untuk holding company mu
- bikin perusahaan bayangan (pt. tunas bangsa, sektor economic creative, digital technology, maybe databased too dan creative industry; kedepan perusahaan ini yg akan memegang tender2 dan projek teknologi pemerintah dg profesikbalitas dan kualitas tinggi) yg juga tidak kalah besar, gae bukti neng dekne, jangan macam2 dg saya, otak holding ini ada di saya, saya paham bagaimana mendirikan bisnis dan aset kedepan scr kapitalis maupun sosialis; kedepan silahkan kalau difaro group mau sumbang modal, kalau gak ya malah sukur, aku malah punya perusahaan bibit, membangun manajemen besar untuk investasi holdingku kedepan; dari awal saya sudah berusaha bersahabat e, malah disikat, baiklah
- harus opportunis dan mau mengejar siapa yg bilang, bagaimana cara dia bisa masuk, bgmn cara bisnisnya, dan bagaimana cara menangnya
- bikin tim didalam tim, B&D: tim ahli pemasaran, legal, operasi produksi, keuangan; setelah mereka didaulat tim ahli, pas di lapangan langsung dimbokke tg jawab target sesuai kepakaran mereka masing2
- tanyai apa kemampuan terbaikmu yg bisa menghasilkan uang
- jaminan dan garansi apa jika keinginanmu dikabulkan, kamu bisa mencapai angka jumlah sekian (sebut sekian triliun/milyar)
- ide2 apa saja yg kamu tawarkan
- orang2 siapa yg kamu tawarkan dan mau kamu libatkan disini, pastikan saya hanya mau orang2 terbaik saja yang ada disini
- modal awal paling sedikitnya butuh berapa
- saya fikir kedepan itu tadi, bahwa kita sepakat kita butuh pengusaa yang kuat, baik bumnnya, swastanya, swasta maupun koperasinya. Tapi kita perlu ada regulasi mana wilayah numn, swasta, ukm, dan koperasi. Saya kira kedepan itu perlu "harus clear", sehingga tidak ada lagi saling tuduh menuduh.Sinergi itu tidak hanya antar bumn, tapi sinergi itu juga terjadi swasta dan juga dg ukm dan juga dengan koperasinya (Mentor, 2018)
- harus cari tahu peluang bisnis dan kesmepatan roadmap pemerintah di kawasan2 industri. Jawab: ingat ttg wilayah usaha, PLN itu sudah hilang wilaya usahanya, batam, kalimantan, maluku itu sudah bukan PLN lagi, kawasan2 industri sudah bisa punya sendiri2, yang belum pernha bagi PLN adalah selama itu tidak dibeli PLN tidap apa2, kawasan industri kalau pengen bisa punya pembangkit2 sendiri, yang problem bagi PLN adalah selama itu tidak dibeli PLN tidak apa2, kawasan industri pengen punya pembangkit tapi PLN diminta beli kalau lebih, PLN gak mau dong. Kalau anda bikin kawasan industri untuk anda sendiri, selesai (yo kui urusanmu dewe). Gak perlu pakai grade-nya PLN. Jadi tidak ada hal harusnya kita debat kusirnya seperti ini. Saya lebih setuju dengan statemen tadi, "bagaimana kita menghadapi 'serangan' dari luar/asing". Kita "berantem didalam" ini "sebenarnya market kita diambil lho" (Fajar Harry Sampurno, Deputi Kementrian BUMN, 2018)
- PLN (kita ngomongin bisnis listrik ya), contohnya seperti
itu, tidak ada 30rb megawatt yang dikuasai oleh pln yang menguasai power untuk
melakukan IPP itu hanya sebesar 10rb. Yang lain full swasta. itu habis, dan itu
ambil dong untuk kesempatan kalian para pengusaa lokal. Jawab: itu 10% tapi 51%
dikasihkan ke anak perusahaan PLN, ya sama saja lah. Itu yang terjadi pak. Jawab:
no, tidak. Yang diluar itu PPAnya tidak ada, yang diluar itu hanya 10rb. Nah ini
bisa jadi kesempatan kan untuk kalian pengusaha (fajar harry sampurno, deputi
kementrian bumn, 2018)
- bumn itu marwah Negara, jadi kami minta bumn mengerjakan
proyek2 yang besar2 saja bang, yang kecil2 kasihkan ke kami, malu lah kami,
yang terakhir, saya cinta bumn
- ibadah apa yang tidak ada kaitannya dengan rezeki, semua ibadah berkaitan dg rezeki, ex: CS atau pebisnis tabassyam/ tersenyum kepada orang lain, maka akan lebih banyak deal usahanya
- kesalahan saya dalam bisnis, itu bukan bodoh di bisnis ini. kesalahan saya di bisnis adalah karena saya lupa Allah Swt, saya meninggalkan Allah Swt, makanya saya harus dekat dengan Allah Swt, agar yang diambil olehNya maka dikembalikan kembali ke saya
- Abang ingat, UU perbankan kita itu haris warisan reformasi th 98 yang dilakukan oleh MPR, meminjam uang di bank kita harus menggunakan neraca 3 th terakhir, rekening Koran 3 th terakhir, aset 120%. Bagaimana mungkin seorang mahasiswa barusan selesai kuliah mempunyai aset seperti ini?! di India, ijazah d3 dan s1 itu bisa digunakan sebagai agunan untuk meminjamkan uang di bank. Kalau di Indonesia, SK anggota DPR dan SK PNS yang diterima, sementara ijazah tidak diterima. Saya pikir ini harus ada inovasi memunculkan itu. Ini salah satu bagian dari strategi memunculkan pengusaha2 baru yang menjadi pemain bisnis yang bagus dan mendorong pertumbuhan ekonomi
- begini bang sebenarnya, kalau kita mau duduk apple to apple, kalau bumn itu kan instrument
Negara (alat Negara cari duit di bisnis), regulasi dikasih, kemudahan dikasih
dan dana dikasih oleh Negara, kami pengusaha ini bang, adalah karyawan negara,
harus abang ingat, 1 perusahaan yang lahir di republik ini itu sama dengan
saham Negara 35% (PPH badan 25, PPN 10, kita mau bagi deviden kitapun ngasih
10%), oleh karena itu, didalam perspektif bumn ini saya ingin memberikan contoh
bang, contoh kecil, menteri PU bang, menteri PU itu punya kualifikasi di tahun
2015 pekerjaan dibawah 50 milyar tidak boleh bumn masuk, ditahun 2016-2017 dia
bikin kualifikasi dibawah 100 milyar tidak boleh masuk, dia kasih ke pengusaha2
nasional yang ada di daerah2, nah beranikah kemudian bumn melakukan kualifikasi2
seperti ini, contoh katakana listrik, investasi 500 milyar kebawah diberikan
ruang kepada anak2 nasional yang ada di daerah, ataupun aspek yang lain. Kan itu
jadi enak (mengembangkan dan memperjuangkan hidup berkembangnya pengusaha2
nasional lokal). Saididu menanggapi: semua batasan2 itu saya setuju, tapi
tolong kualitas dan kuantitas jangan dikorbankan disini, anak2 nasional lokal
daerah harus memperhatikan itu. Jawab: saya setuju, harus seperti itu. Kualitas
tidak ada tawar menawar. Harus berkualitas disitu. Saididu: Dan perlu digaris
bawahi disini, konglomerat tidak boleh masuk disitu dong, karena saya melihat
bumn tidak pernah masuk di bisnis2nya konglomerat. Jangan itu alibaba2 dibawa2
kesini. Jawab: saya setuju bang, disini pengusaha kecil dan menengah harus maju
bersama bang, tidak bisa sendiri2. Makanya saya tekaankan disini, kalau ada
konglomerat yang melebarkan bisnisnya di daerah2 maka harus mengambil partner
lokal, inilah disebut keseimbangan/inilah equilibrium (Mentor, 2018)
RUMUS STYLE LEADER DI LAPANGAN
-Jangan pandang mas joko like dislike, pandang mas joko sebagai teman berdiskusi. Hampir semua hal yg tak amati dari mas joko adalah 100% ngejak diskusi serius dg bobot analisis, bukan hanya receh, yg julid2an, atau bahkan nyinyir. Diskusi yg bnr2 based of data sehingga menjadi jelas (Bahrul, 2019)
-Karena kami kerja dalam satu ruangan open office layaknya startup masa kini, ini adalah papan pencatat angka bila ada kertas, dokumen, sampah ataupun gelas yang tertinggal di meja. Bila sudah sampai minus lima (hasil target realisasi kerja balance score card/alat evaluasi kerja capaian per-minggu itu), sang pelaku harus mentraktir makan atau minum satu tim agar angkanya kembali ke nihil.
-Sehari-hari kami berkutat dengan disposisi, regulasi, ataupun sasi-sasi yang kaku dalam birokrasi, kami membantu agar para pembuat kebijakan tetap amanah dan terang dalam mendapatkan informasi (Bahrul, 2019)
-Bila Anda berhutang 100 Dollar, andalah yang pusing. Tapi bila Anda berhutang 100 juta Dollar, bank yang akan pusing 🤣 (John Paul Getty, Miliarder)
-Perempuan di era digital; opensource kita harus gratis,
-Perjuangkan yang pantas diperjuangkan. Hargai waktumu
-Suka nelat dan terlmabt itu hakekat menyiksa diri sendiri, secara pelan dan anarkis saat di detik2 terakhir. Tolong jadi orang tepat waktu, agar tidak merusak mimpi2 bagus yg sudah disusun (bahrul, 2018)
- perbanyak dzikir, dan jadikan "bismillahi tawakkaltu ala llah, laa haula walaa quwwata illa billahil aliyyil adzim" sebagai dzikir setiap hari dan teman sepanjang hari sebagai bentuk berserah diri kpd allah swt (Alm Bapak didalam mimpi, 2018)
- PELAJARAN YANG SAYA AMBIL: dalam hidup di dunia, cukuplah percayai dirimu sendiri (apalagi bisnis). Orang lain tetaplah orang lain, perlakukan secara profesional dan tetap anggap mereka sebagai orang lain. Garis2 sudah ditentukan. Tapi tiba2 semua orang overlap. Biarkan ini menjadi catatan kehidupan masing2 dan ajang pembuktian capaian keduniaan di masa yang akan datang. #Perjanjian sudah selesai. #Untuk urusan ini, memang pelajarannya "sikap dunia ya dunia, akhirat ya akhirat". Meniatkan usaha untuk akhirat boleh, tapi meletakkan niat akhirat di gerombolan "kapitalist aktif bermuka syariah", adalah sebuah kesalahan. Intinya: "DALAM HIDUP DI DUNIA, CUKUPLAH PERCAYAI DIRIMU SENDIRI (APALAGI BISNIS). ORANG LAIN TETAPLAH ORANG LAIN, PERLAKUKAN SECARA PROFESIONAL DAN TETAP ANGGAP MEREKA SEBAGAI ORANG LAIN." #jangan pernah mudah/mau percayai orang asing. #PECAH KONGSI. YA KITA LIHAT CAPAIAN MASING2 KEDEPAN#KOSET#TOLL APARTEMEN #SRISULTAN #NU DLL (Aku, CEO Founder, 2018)
- seorang pemimpin datang karena momentum dan sudah digariskan oleh Gusti Allah Swt (Mentor, 2018)
- bersama Santri, menjadi mandiri, junjung tinggi budi pekerti, utamakan SILATURRAHMI (Bang Guntur, Yai Ma'ruf Amin, 2018)
- SELFREFLECTIONSETELAHMELIHAT2FOTOFBZAMANDULU# Memang kedepan harus punya asisten sendiri, dan bagian dokumentasi dan literasi kehidupan sehari-hari dan mencatat ide2 dan idealisme yang muncul disaat aktivitas sehari2 di outdoor, meeting2, dan vancancies2 lainnya yang ada di seluruh daerah di Indonesia, sabang sampai merauke dan dunia (Saya, 2018)
- SELFREMINDER#saat semuanya harus pusing karena faktor hutang, dimana lagi harus mencari solusi, tapi mmng benar, mau bgmanapun itu hak dia, kita ngutang ya hrs dikembalikan, bsk lagi urusan hutang hrs segera dilunasi, py utang dan ditagih itu gak enak, kita jadi kayak babu, dikontrok dan gak bisa gerak sama sekali (Saya, Pakde Agus, mbk Anies, 2018)
- saya tidak pernah menentukan target dalam berbisnis, tetapi selalu menetapkan tujuan. Pembangunan Akavia Lifemark, InsyaAllah bukan sekedar perkara mengembangkan bisnis, tapi upaya bersama membagi manfaat, berkontribusi untuk pembangunan Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang (Bang Guntur, 2018)
- kalau ranah profesional bisnis usaha apalagi politik dan pengabdian hidup kepada Allah Swt, kita harus tegas dan berani lantang bersikap jujur jelas seperti itu. Gak abang ireng. Siapapun lips service tidak ada komitmen dan integritas ya lebih baik di cut delet dan keluarkan dari daftar orang-orang kepercayaan. Ingat, business needs integrity. Karena ini semuanya yang akan membangun track record masing-masing. Ini tentu akan berbeda perlakuan saat dengan rakyat ataupun masyarakat dan konsumen (based customer satisfaction), kita harus fokus membangun dan melayaninya, tidak boleh mengecewakan. Kenapa? Karena rakyat masyarakat konsumen adalah big bossnya, merekalah yang riel pemiliknya, kita hanya babu-babunya. Ini tentu levelnya akan lebih tinggi lagi pengabdiannya untuk agama, untuk Allah Swt.
- tarik menarik dana dan modal awal atau donatur secara bertahap dan tarik2an, itu percaya gak percaya cara mengontrol kekuasaan dan kejiwaan loyalitas bawahan kita secara efektif, pintar2an tarik ulur benang ini saja, biar mereka gak kurang ajar dan sok2an (Saya, 2018)
- masalah utama saya adalah kedisiplinan pribadi, harus diperbaiki, saya sabgat strick dan perfeksionis dg pekerjaan publik dan orang lain, tapi lemah dg pengaturan diri sendiri. Saya butuh seseorang membantu saya (asisten pribadi laki2, jangan perempuan biar tidak terjadi affair) solusi schedulling dan masalah pribadi terkait hal ini (Saya, 2018)
- pahami pola ini "Orang marah ngumpul di Twitter, anak muda ngumpul di Instagram, dan emak2 ngumpul di Facebook (Sekolah Bisnis, Ridwan Kamil, 2018)
- bergabung dengan INNOVATIVE ACCADEMY UGM, besutan pak Hargo Utomo, Direktur Bisnis Inkubasi Ugm. Manfaatnya bakal banyak ini, kita bisa diperjuangkan dengan ugm dengan segala progress dan perkembangan kita saat ini (sedikit atau banyaknya)
- dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan seni hidup menjadi indah, dan dengan agama hidup menjadi benar (Mentor, 2018)
- Kalau kamu berhenti dan nrimo, percaya tidak percaya, kamu malah yg akan dikorbankan (ex: case studymu dg pak sigit, mbak miftah, pak darmono, mas bekel dan koseta), jadi cara bertahan yg paling baik dan benar adalah selalu terus berjalan bertumbuh dg konsep dan terus membangun diri dan berhati2 ke depan (Bahrul, pelajaran kehidupan ganas di lingkungan koseta dan seniman, 2018)
- bikin anak perusahaan di bidang "technology digital"
- buncine adalah: analitikal, ideas & strategy, good execution, dan good development
- tahun 2003, setelah tidak lagi menjabat sebagai Bendahara Umum PB HMI, Bahlil mendirikan sebuah perusahaan konsultan keuangan, dia kemudian mendirikan perusahaan dibawah bendera Bersama Papua Unggul (PBU) meliputi konsultan keuangan, kontraktor, perkebunan sawit, dan pertambangan (Bahlil Lahadalia, 2018)
- 4 kunci bisnis ala Bahlil Lahadalia yaitu: mimpi, cerdas, kepercayaan, dan komitmen. Leader dan pebisnis di lapangan harus bisa bermimpi besar, cerdas didalam langkah2nya, pintar menjaga kepercayaan pada siapapun, dan selalu taat kepada komitmen
- wong seng ra wedi karo gusti Allah Swt, mesti penggaweane maksiat; ati2 karo amal seng ra nekakke awakdewe neng surgo; mugo2 kulo panjenengan diringanke langkah teng barang apek; semoga musibah aras2en nglakoni barang apik mboten menimpa teng urepe awakdewe (Yai Inayatullah, 2018)
- bikin ruang ruang santai bernama ruang ngemil, cangkrok, business, dan inovasi
- kalau kamu nabung kamu butuh waktu 165 hari agar bisa beli yang kamu inginkan/butuhkan. Tapi kalau kamu sedekah, hanya butuh waktu beberapa hari atau bahkan sekejab
- yang bikin kaya itu bukan saving/ nabung, tapi putarkan
uang tsb, spending your money for your next investment and business (Mentor, 2018)-Jangan pandang mas joko like dislike, pandang mas joko sebagai teman berdiskusi. Hampir semua hal yg tak amati dari mas joko adalah 100% ngejak diskusi serius dg bobot analisis, bukan hanya receh, yg julid2an, atau bahkan nyinyir. Diskusi yg bnr2 based of data sehingga menjadi jelas (Bahrul, 2019)
-Karena kami kerja dalam satu ruangan open office layaknya startup masa kini, ini adalah papan pencatat angka bila ada kertas, dokumen, sampah ataupun gelas yang tertinggal di meja. Bila sudah sampai minus lima (hasil target realisasi kerja balance score card/alat evaluasi kerja capaian per-minggu itu), sang pelaku harus mentraktir makan atau minum satu tim agar angkanya kembali ke nihil.
-Sehari-hari kami berkutat dengan disposisi, regulasi, ataupun sasi-sasi yang kaku dalam birokrasi, kami membantu agar para pembuat kebijakan tetap amanah dan terang dalam mendapatkan informasi (Bahrul, 2019)
-Bila Anda berhutang 100 Dollar, andalah yang pusing. Tapi bila Anda berhutang 100 juta Dollar, bank yang akan pusing 🤣 (John Paul Getty, Miliarder)
-Perempuan di era digital; opensource kita harus gratis,
-Perjuangkan yang pantas diperjuangkan. Hargai waktumu
-Suka nelat dan terlmabt itu hakekat menyiksa diri sendiri, secara pelan dan anarkis saat di detik2 terakhir. Tolong jadi orang tepat waktu, agar tidak merusak mimpi2 bagus yg sudah disusun (bahrul, 2018)
- perbanyak dzikir, dan jadikan "bismillahi tawakkaltu ala llah, laa haula walaa quwwata illa billahil aliyyil adzim" sebagai dzikir setiap hari dan teman sepanjang hari sebagai bentuk berserah diri kpd allah swt (Alm Bapak didalam mimpi, 2018)
- PELAJARAN YANG SAYA AMBIL: dalam hidup di dunia, cukuplah percayai dirimu sendiri (apalagi bisnis). Orang lain tetaplah orang lain, perlakukan secara profesional dan tetap anggap mereka sebagai orang lain. Garis2 sudah ditentukan. Tapi tiba2 semua orang overlap. Biarkan ini menjadi catatan kehidupan masing2 dan ajang pembuktian capaian keduniaan di masa yang akan datang. #Perjanjian sudah selesai. #Untuk urusan ini, memang pelajarannya "sikap dunia ya dunia, akhirat ya akhirat". Meniatkan usaha untuk akhirat boleh, tapi meletakkan niat akhirat di gerombolan "kapitalist aktif bermuka syariah", adalah sebuah kesalahan. Intinya: "DALAM HIDUP DI DUNIA, CUKUPLAH PERCAYAI DIRIMU SENDIRI (APALAGI BISNIS). ORANG LAIN TETAPLAH ORANG LAIN, PERLAKUKAN SECARA PROFESIONAL DAN TETAP ANGGAP MEREKA SEBAGAI ORANG LAIN." #jangan pernah mudah/mau percayai orang asing. #PECAH KONGSI. YA KITA LIHAT CAPAIAN MASING2 KEDEPAN#KOSET#TOLL APARTEMEN #SRISULTAN #NU DLL (Aku, CEO Founder, 2018)
- seorang pemimpin datang karena momentum dan sudah digariskan oleh Gusti Allah Swt (Mentor, 2018)
- bersama Santri, menjadi mandiri, junjung tinggi budi pekerti, utamakan SILATURRAHMI (Bang Guntur, Yai Ma'ruf Amin, 2018)
- SELFREFLECTIONSETELAHMELIHAT2FOTOFBZAMANDULU# Memang kedepan harus punya asisten sendiri, dan bagian dokumentasi dan literasi kehidupan sehari-hari dan mencatat ide2 dan idealisme yang muncul disaat aktivitas sehari2 di outdoor, meeting2, dan vancancies2 lainnya yang ada di seluruh daerah di Indonesia, sabang sampai merauke dan dunia (Saya, 2018)
- SELFREMINDER#saat semuanya harus pusing karena faktor hutang, dimana lagi harus mencari solusi, tapi mmng benar, mau bgmanapun itu hak dia, kita ngutang ya hrs dikembalikan, bsk lagi urusan hutang hrs segera dilunasi, py utang dan ditagih itu gak enak, kita jadi kayak babu, dikontrok dan gak bisa gerak sama sekali (Saya, Pakde Agus, mbk Anies, 2018)
- saya tidak pernah menentukan target dalam berbisnis, tetapi selalu menetapkan tujuan. Pembangunan Akavia Lifemark, InsyaAllah bukan sekedar perkara mengembangkan bisnis, tapi upaya bersama membagi manfaat, berkontribusi untuk pembangunan Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang (Bang Guntur, 2018)
- kalau ranah profesional bisnis usaha apalagi politik dan pengabdian hidup kepada Allah Swt, kita harus tegas dan berani lantang bersikap jujur jelas seperti itu. Gak abang ireng. Siapapun lips service tidak ada komitmen dan integritas ya lebih baik di cut delet dan keluarkan dari daftar orang-orang kepercayaan. Ingat, business needs integrity. Karena ini semuanya yang akan membangun track record masing-masing. Ini tentu akan berbeda perlakuan saat dengan rakyat ataupun masyarakat dan konsumen (based customer satisfaction), kita harus fokus membangun dan melayaninya, tidak boleh mengecewakan. Kenapa? Karena rakyat masyarakat konsumen adalah big bossnya, merekalah yang riel pemiliknya, kita hanya babu-babunya. Ini tentu levelnya akan lebih tinggi lagi pengabdiannya untuk agama, untuk Allah Swt.
- tarik menarik dana dan modal awal atau donatur secara bertahap dan tarik2an, itu percaya gak percaya cara mengontrol kekuasaan dan kejiwaan loyalitas bawahan kita secara efektif, pintar2an tarik ulur benang ini saja, biar mereka gak kurang ajar dan sok2an (Saya, 2018)
- masalah utama saya adalah kedisiplinan pribadi, harus diperbaiki, saya sabgat strick dan perfeksionis dg pekerjaan publik dan orang lain, tapi lemah dg pengaturan diri sendiri. Saya butuh seseorang membantu saya (asisten pribadi laki2, jangan perempuan biar tidak terjadi affair) solusi schedulling dan masalah pribadi terkait hal ini (Saya, 2018)
- pahami pola ini "Orang marah ngumpul di Twitter, anak muda ngumpul di Instagram, dan emak2 ngumpul di Facebook (Sekolah Bisnis, Ridwan Kamil, 2018)
- bergabung dengan INNOVATIVE ACCADEMY UGM, besutan pak Hargo Utomo, Direktur Bisnis Inkubasi Ugm. Manfaatnya bakal banyak ini, kita bisa diperjuangkan dengan ugm dengan segala progress dan perkembangan kita saat ini (sedikit atau banyaknya)
- dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan seni hidup menjadi indah, dan dengan agama hidup menjadi benar (Mentor, 2018)
- Kalau kamu berhenti dan nrimo, percaya tidak percaya, kamu malah yg akan dikorbankan (ex: case studymu dg pak sigit, mbak miftah, pak darmono, mas bekel dan koseta), jadi cara bertahan yg paling baik dan benar adalah selalu terus berjalan bertumbuh dg konsep dan terus membangun diri dan berhati2 ke depan (Bahrul, pelajaran kehidupan ganas di lingkungan koseta dan seniman, 2018)
- bikin anak perusahaan di bidang "technology digital"
- buncine adalah: analitikal, ideas & strategy, good execution, dan good development
- tahun 2003, setelah tidak lagi menjabat sebagai Bendahara Umum PB HMI, Bahlil mendirikan sebuah perusahaan konsultan keuangan, dia kemudian mendirikan perusahaan dibawah bendera Bersama Papua Unggul (PBU) meliputi konsultan keuangan, kontraktor, perkebunan sawit, dan pertambangan (Bahlil Lahadalia, 2018)
- 4 kunci bisnis ala Bahlil Lahadalia yaitu: mimpi, cerdas, kepercayaan, dan komitmen. Leader dan pebisnis di lapangan harus bisa bermimpi besar, cerdas didalam langkah2nya, pintar menjaga kepercayaan pada siapapun, dan selalu taat kepada komitmen
- wong seng ra wedi karo gusti Allah Swt, mesti penggaweane maksiat; ati2 karo amal seng ra nekakke awakdewe neng surgo; mugo2 kulo panjenengan diringanke langkah teng barang apek; semoga musibah aras2en nglakoni barang apik mboten menimpa teng urepe awakdewe (Yai Inayatullah, 2018)
- bikin ruang ruang santai bernama ruang ngemil, cangkrok, business, dan inovasi
- kalau kamu nabung kamu butuh waktu 165 hari agar bisa beli yang kamu inginkan/butuhkan. Tapi kalau kamu sedekah, hanya butuh waktu beberapa hari atau bahkan sekejab
- ibadah apa yang tidak ada kaitannya dengan rezeki, semua ibadah berkaitan dg rezeki, ex: CS atau pebisnis tabassyam/ tersenyum kepada orang lain, maka akan lebih banyak deal usahanya
- kesalahan saya dalam bisnis, itu bukan bodoh di bisnis ini. kesalahan saya di bisnis adalah karena saya lupa Allah Swt, saya meninggalkan Allah Swt, makanya saya harus dekat dengan Allah Swt, agar yang diambil olehNya maka dikembalikan kembali ke saya
- Abang ingat, UU perbankan kita itu haris warisan reformasi th 98 yang dilakukan oleh MPR, meminjam uang di bank kita harus menggunakan neraca 3 th terakhir, rekening Koran 3 th terakhir, aset 120%. Bagaimana mungkin seorang mahasiswa barusan selesai kuliah mempunyai aset seperti ini?! di India, ijazah d3 dan s1 itu bisa digunakan sebagai agunan untuk meminjamkan uang di bank. Kalau di Indonesia, SK anggota DPR dan SK PNS yang diterima, sementara ijazah tidak diterima. Saya pikir ini harus ada inovasi memunculkan itu. Ini salah satu bagian dari strategi memunculkan pengusaha2 baru yang menjadi pemain bisnis yang bagus dan mendorong pertumbuhan ekonomi
- daya bersaing bukan daya proteksi yang dibangun
- saya fikir kedepan itu tadi, bahwa kita sepakat kita butuh pengusaha yang kuat, baik bumnnya, swastanya, swasta maupun koperasinya. Tapi kita perlu ada regulasi mana wilayah bumn, swasta, ukm, dan koperasi. Saya kira kedepan itu perlu “harus clear”, sehingga tidak ada lagi saling tuduh menuduh. Sinergi itu tidak hanya antar bumn, tapi sinergi itu juga terjadi swasta dan juga dg ukm dan juga dengan koperasinya (Mentor, 2018)
- kalau barang tidak benar ya diperbaiki dulu, barang yang benar ya dilanjutkan
- kalau kita inovatif, selalu ada cara2 lain yang bisa kita
masuki untuk menang- saya fikir kedepan itu tadi, bahwa kita sepakat kita butuh pengusaha yang kuat, baik bumnnya, swastanya, swasta maupun koperasinya. Tapi kita perlu ada regulasi mana wilayah bumn, swasta, ukm, dan koperasi. Saya kira kedepan itu perlu “harus clear”, sehingga tidak ada lagi saling tuduh menuduh. Sinergi itu tidak hanya antar bumn, tapi sinergi itu juga terjadi swasta dan juga dg ukm dan juga dengan koperasinya (Mentor, 2018)
- kalau barang tidak benar ya diperbaiki dulu, barang yang benar ya dilanjutkan
- harus ada sinergi BUMN dengan swasta dan koperasi (nah, ini pintu peluang ini), kita harus duduk sama rendah berdiri sama tinggi, synergy for the nation and future growth (Mentor, 2018)
- kerjasama dan cara deal dg komitmen: kenal David, bank Bxx, sekarang kita sedang MoU dg siapa. Minta lembar MoU itu dibuatkan (kita sendiri yg mmbuat atau mereka dg tanda tangan bermaterai kalau perlu), dan gunakan fotocopy lembar ini ke david untuk deal kerjasama win2 solution melengkapi kerjasama saat ini. Artinya, pembesaran bisnis dg dasar kertas MoU masing2 dg poin2 keuntungan saling bantu lainnya (win2 solution), adalah cara yg hebat dan meyakinkan, kita bisa melesatkan bisnis kita saat ini ke jenjang level yg lbh tinggi (sumber: strategi gaya pak Sigit Koseta, 2018). Gunakan strategi ini untuk holding company mu
- rumus sukses leadership gaya Grw: (a) ingin sukses? Kerja. (b) ingin dikenal dan byk jaringan? Silaturrahmi. (c) ingin masuk surga? Berusaha cari ridho Allah Swt
- saya mungkin dibesarkan namanya di politik, tapi otak saya dibesarkan di Hipmi (Mentor, 2018)
- harus opportunis dan mau mengejar siapa yg bilang, bagaimana cara dia bisa masuk, bgmn cara bisnisnya, dan bagaimana cara menangnya
- pebisnis hrs ambisius, karena itu adalah nyawanya kerja kerja dan kerja
- banyakin belajar ke Bahlil lahadahlia, hebat orang ini di
cara berpikir bisnis- sedikit bicara, banyakkan bukti (kerja itu bagian kecil dari ini)
- pastikan selalu didampingi tim ahli, entah tim ahli lapangan atau akademisi
- pakai seluruh gaya memimpin Jokowi, kerja kerja kerja
- kerja itu action, bentuk tim hebat lapangan, bukan wacana
- if you get my financial, you got an analysis, report, development & investment. It is very different if you press by thinking my repor just an accounting. It is 2 thing very different. Mine is report, analysis, development & investment. If accounting, just report/ perpetual
- kebersamaan bumn swasta, Negara kuat
- dulu Borobudur punya bumn, perkebunan, tambang timah siapa yang ngambil? Sebagian besar asing yang ngambil, malah ada yang ngambil ali baba. Alinya disini babanya disana. Jangan kita berdebat disini, hanya ngomongin supply roti-roti cuci-cuci baju-baju; makanya biar silaturahmi ini nyambung, kapan2 kita undang ngopi bareng, kita diskusi, kita buka2an; dpr-nya jadi wasit agar tahu kebijakan yang bagusnya begini, agar kedepan kita kompak membangun bangsa ini (Said Didu, 2018)
- kalau langsung rugi, swasta dipotong, kalau bumn yang rugi masih enak dia, ada PMP, ini perselingkuhan peleh seh kasih saying, ini kebawah akan lemah efeknya bagi kami para pengusaha lokal muda (Mentor, 2018)
- beratnya ngangkat BUMN adalah untung dimarahi, rugi
dimarahi, membesarkan dimaki-maki mengecil dihajar, ini seharusnya begini lah, ini
harus apple to apple dong; saya tidak
mau, setiap lahan bisnis baru di buka di Indonesia, selalu asing, bank dibuka
langsung asing yang ngambil, pelabuhan dibuka asing, bandara dibuka asing
sebentar lagi mau masuk, saya harapkan dibukanya BUMN, temen2 bapak2/ibu2
pengusaha lokal ini yang masuk (Said Didu, 2018)
- sebetulnya kita mengambil garis ekonomi yang salah,
harusnya, kalau ekonomi kita susah, jangan uber pajak dulu, nanti kalau ekonomi
sudah baik gak apa2 uber itu pajak, menurut saya ini tidak terlalu sulit untuk
menaikkan 5% menjadi 6,5% dalam waktu kurang dari 2th. Tetapi ingat, ini tidak
boleh menggunakan pakem neo liberal, menggunakan obat bank dunia, caranya:
harus dipompa ekonomi, tapi tidak dipompa dengan budget, karena budget
terbatas. Dipompa dg BOT, BOO, dipompa dg revaluasi aset, dipompa dg sekuriti
asset, sehingga ada engine yang lain diluar APBN, terutama didalam pulau jawa. Yang
kedua, harus ada pompa daya bali, semua pangan di Indonesia import, ini mahal
sekali. Harga gula 2x harga internasional, harga daging 2x dll, kenapa? Karena dikelola
dg sistem kuota, pemegangnya 6 orang 7 orang, kartel. Taipan2 yang sudah
puluhan tahun menikmati ini, ganti dg sistem tariff, siapa saja boleh impor,
tapi gunakan tariff untuk melindungi industry didalam negeri ini. jadi, jangan
dibiasakan ngeles, daya beli gak turun, ini itu blab la bla. Yang kita
kepengen, apa tindakannya? Apanya yang harus dilakukan. Yang ketiga, kredit. Kredit
hanya tumbuh 10%, harusnya dipompa kalau kita pengen ekonomi kita tumbuh 6,5%, harusnya
dipompa menjadi 15-17%, tapi tetap prudent. Keempat, harus ada kebijakan
terobosan. Ini ada paket2 tapi tidak ada dampaknya

Komentar
Posting Komentar